Mobil Lapis Baja Laris Manis di Negara Konflik

Mobil Lapis BajaMobil lapis baja dan antipeluru laris manis di daerah konflik Timur Tengah. Banyak masyarakat memesan mobil lapis baja untuk melindungi keluarganya.

Berbagai persiapan yang dilakukan masyarakat Timur Tengah untuk melindungi keluarga. Karena itu mobil lapis baja semakin dilirik di daerah Timur Tengah salah satunya Suriah yang kini tengah memanas.

Menurut laporan dari Al Arabiya, industri mobil lapis baja tengah meledak di wilayah yang dilanda krisis politik, perang sipil dan serangan teroris.

Perusahaan mobil lapir baja, Armoring Corporation di Texas mengatakan penjualan mobil lapis baja di Timur Tengah tumbuh sebesar 15 persen per tahun selama tiga tahun terakhir.

“Setelah ada anggota keluarga yang menggunakan mobil lapis baja, semua anggota keluarga yang akan mengikuti membeli mobil tersebut dalam beberapa tahun mendatang , itulah tren yang telah kita lihat,” kata Wakil Presiden Armoring Corporation Jason Forston dilansir carscoops, Senin (16/9/2013).

Adapun target konsumen yang dituju adalah para eksekutif muda yang memiliki kekayaan yang berlimpah. Mereka beranggapan takut diculik dan dimintai uang tebusan.

Selain Suriah, mobil berlapis baja ini banyak terjual di negara konflik seperti Libya, Irak, Libanon, Yordania dan Yaman, dimana pasar diperkirakan sekitar 3.000 mobil per tahun. Masyarakat mengalami dilema dengan konfisi politik di negara mereka karena itu mereka melindungi dirinya dengan mobil lapir baja.

CEO Lebanon berbasis Yaka Group, Patrick Aouad mengatakan penjualan fleet sebesar 50-70 persen. Pasar terbesar adalah Lebanon. Namun dia tidak memungkiri, penjualan mobil lapir baja akan membengkak dengan rencana AS menyerang Suriah.

“Jika ada serangan ke Suriah, dan Suriah menjadi seperti Irak, Anda harus menghitung sekitar 1.000 sampai 1.500 penjualan mobil lapis baja di Suriah,” tutup Aouad.

(ikh/ddn)

Sumber: detikcom

Leave a Reply

Your email address will not be published.