Mengenal Jenis-jenis Alarm

Maraknya pencurian kendaraan bermotor akhir-akhir ini membuat banyak pemilik kendaraan melengkapi mobilnya dengan alarm, alat bantu melindungi tunggangannya dari pencuri. Namun produk alarm baru yang terus bermunculan di pasaran terkadang membuat bingung. Untuk membantu Anda memilih sesuai kegunaannya sebaiknya mengenal terlebih dahulu beberapa jenis alarm.

Pertama, jenis auto lock/unlock. Alarm pada sistem ini bekerja berdasarkan sensor kerja mesin, saat Anda berada di dalam mobil pintu akan mengunci secara otomatis dalam 5 detik setelah mesin dihidupkan dan sebaliknya pintu akan membuka secara otomatis dalam 5 detik setelah mesin dimatikan.

Kedua, jenis remote control sensor by pass. Fitur alarm ini merupakan pengembangan dari fitur auto lock / unlock. Alarm ini mengendalikan sensor dengan remote control. Pintu tertutup dan terbuka tidak secara otomatis namun diatur dengan remote yang bisa Anda kendalikan.

Ketiga, anti-scan/anti grab prevention/anti kode grabbing. Alarm ini mempunyai kemampuan mengantisipasi pembajakan nomor kode dan frekuensi dengan cara remote control selalu mengirim nomor kode dan frekuensi yang berbeda ke sensor secara acak. Sehingga para pencuri yang biasanya dapat menyadap kode tersebut pada saat remote control diaktifkan akan mendapatkan data yang selalu berbeda.

Keempat, jenis two-stage shock sensor/dual zone shock sensor. Alarm ini mempunyai sistem peringatan dini. Cara kerjanya, alarm akan mengeluarkan bunyi peringatan bila terjadi gangguan berupa guncangan. Bila peringatan pertama diabaikan dan gangguan tetap terjadi barulah alarm akan berbunyi sekencang-kencangnya.

Kelima, jenis automatic disable starter/starter disable output. Alarm ini berfungsi sebagai senjata pelindung terakhir pada mobil. Apabila pencuri nekat membobol kabin dan menjarah semua barang yang ada di dalam mobil maka saat mobil dipaksa dihidupkan relay auto starter akan memutus arus listrik pada rangkaian pengapian sehingga mobil tidak bisa dibawa kabur.

Keenam, jenis intrusion alert with memory/led system status indicator. Alarm ini mampu memberikan laporan kepada pemilik mobil mengenai jenis gangguan yang pernah terjadi. Laporan diberikan dalam bentuk kode yang berkedip pada lampu indikator di dalam kabin. Setiap satu jenis kedipan lampu mewakili jenis gangguan yang berbeda. [L-11]

Leave a Reply

Your email address will not be published.