Meneliti Bunyi Aneh Pada Mobil

Hartono (38) seorang pemilik Toyota Kijang buatan tahun 2001 mengeluhkan mobilnya yang kerap mengeluarkan bunyi aneh seperti suara angin yang diakibatkan ban kempes. Namun ia tidak berhasil menemukan sumber suara yang membuatnya kadang tidak nyaman saat berkendara. Kondisi ban kendaraannya pun baik dan tidak ditemukan adanya kebocoran.

Menurut pakar otomotif Bebin Djuana, suara aneh yang ditimbulkan mobil milik Hartono kemungkinan besar akibat terjadinya penyumbatan pada saluran pernapasan (breather) tangki bensin. Pada saat mobil baru saja dipanaskan, putaran mesinnya tidak bekerja, kalaupun berputar tidak lama. Oleh karena itu konsumsi bensinnya sangat sedikit. Berbeda jika mobil usai melakukan perjalanan, bahan bakar yang disedot pun sangat banyak.

Pada saat itulah breather bekerja untuk menjaga agar tidak terjadi kekosongan di dalam tangki bensin. Pencegahan dari kekosongan sangat penting untuk mencegah terhambatnya pasokan bensin ke mesin. Sehingga saat mobil dinyalakan, mesin langsung bekerja. Jika saluran breather tersumbat, maka tangki bensin pun akan mencari celah untuk bernafas yakni melalui tutup pengisian bensin. “Saat itulah suara desis angin seperti halnya ban bocor terdengar,” ujar Bebin.

Teori lain dari masalah yang dialami Hartono itu adalah terjadinya penyumbatan pada katup tambahan pada AC yang terletak berdampingan dengan unit pendinginan di belakang dashboard. Dalam kondisi normal, katup tersebut berfungsi menjaga freon bertekanan tinggi berubah bentuk menjadi hawa sejuk atau dingin di kabin mobil menjadi bertekanan rendah. Jika mengalami masalah, usai katup menjalankan tugasnya akan terjadi kebocoran dalam sistem pendingin saat mesin dimatikan. Menurut Bebin, bukan freon bocor keluar namun katup tadi tidak mampu membendung freon bertekanan tinggi dan mengubahnya menjadi bertekanan rendah. Bunyi desis itulah yang dihasilkan freon bertekanan tetap tinggi tersebut, jelas Bebin. [L-11]

Leave a Reply

Your email address will not be published.