Mendongkrak Oktan

MEMANFAATKAN zat aditif tidak bisa sembarangan, apalagi kalau untuk meningkatkan nilai Research Octane Number (RON) bahan bakar agar mesin lebih irit dan awet.

Takaran harus cermat. Jangan sampai salah tambah. Perbandingan yang tidak tepat akan berakibat fatal. Bukannya irit, tapi mesin menjadi rusak. Rasio volume campuran bensin atau bahan bakar lainnya dengan zat ini pun sudah ditentukan. Kadar yang tidak sesuai justru memberi risiko sebaliknya, pemakaian bahan bakar tidak ekonomis lagi.

Contohnya, pada pemakaian bahan bakar jenis premium. Bila pemakaian octane booster ini masih pada perbandingan yang disarankan, maka selain nilai oktan bensin meningkat, harga bensin premium ditambah octane booster pun belum melebihi harga bensin beroktan tinggi.

Belum lagi jika, produk octane booster yang digunakan dilengkapi dengan zat pembersih (conditioner) mesin. Tentu saja zat tambahan ini akan lebih mahal dan pemakaiannya tidak lebih ekonomis daripada bahan bakar yang berkualitas tinggi.

Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan bahan bakar jenis solar. Dengan menggunakan zat aditif, angka setan (satan number) bahan bakar mesin diesel ini dapat ditingkatkan dari 45 sampai 48 menjadi 57 sampai 60.

Berkala

Frekuensi pemakaian pun mesti berkesinambungan. Pemakaian zat pendongkrak oktan yang sesekali tidak akan membuahkan manfaat berarti. Setiap produsen zat tambahan ini hanya menjamin keuntungan berupa usia mesin yang lebih panjang jika pemakaiannya berkala atau pada total jarak tempuh tertentu, biasanya 5.000 km.

Namun, sekali lagi, pemilihan zat ini harus disesuaikan dengan kemampuan mesin kendaraan. Biasanya, untuk kendaraan di bawah 1800 cc disediakan zat campuran yang setara dengan RON 90. Hal ini sangat berbeda dengan kendaraan berkompresi tinggi atau kendaraan balap. Karena spesifikasi mesin balap memang mengharuskan pemakaian bahan bakar beroktan tinggi.

Sebenarnya, bahan ini juga bisa digunakan pada kendaraan roda dua bermesin empat langkah atau dua langkah sekalipun. Sayangnya, zat ini hanya diproduksi secara khusus bagi motor-gede alias moge dan motor balap.

Namun, bukan berarti zat peningkat nilai oktan dan pembersih mesin tersebut tidak dapat digunakan kendaraan roda dua. Karena, tidak sedikit bikers yang sudah menggunakan zat ini dengan perbandingan 100 ml octane-booster dan tiga liter bahan bakar premium. Hasilnya, motor lebih bertenaga dan lebih irit bahan bakar. Selamat mencoba! [Y-5]

Leave a Reply

Your email address will not be published.