Waspadai Gejala Selip Kopling

ARIF panik. Saat berupaya memindahkan persneling dari gigi tiga ke gigi dua, ternyata kopling selip dan tidak mau pindah gigi.

Padahal saat itu kendaraannya sedang menanjak di tanjakan yang lumayan panjang. Terpaksa, Arif meminggirkan mobilnya untuk menghindari risiko yang lebih fatal.Gejala yang dialami Arif tersebut barangkali sering juga dialami oleh pengendara lainnya. Sangat berbahaya jika kehilangan “gigitan” yang dialami kopling itu terjadi di jalan tol saat mobil melaju kencang.

Kopling yang selip tidak dapat diketahui dengan mudah apalagi pada waktu masih dalam tahap permulaan. Namun, gejala-gejalanya dapat dirasakan dengan melakukan pengujian manual.

Pertama kali, pasanglah rem parkir, kemudian start mesin kendaraan. Selanjutnya, pijaklah pedal kopling, masukkan persneling pada gigi satu atau dua. Lalu naikkan putaran mesin dengan memijak pedal gas namun pedal kopling tetap masih diinjak. Setelah itu, lepaskan pedal kopling perlahan-lahan. Rasakanlah, apabila ternyata putaran mesin tidak berubah atau malah berkurang bahkan mesin cenderung mati, dapat dipastikan bahwa kopling mengalami selip.

Memahami gejala selip kopling juga bisa dengan melihat tanda-tanda lain yang menyertainya. Misalnya mesin tidak dapat menghasilkan daya penuh, bahan bakar cepat habis, mesin cepat panas, atau sesekali tercium bau benda terbakar di sekitar kopling. Nah, jika mobil Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera lakukan perbaikan ke bengkel. (L-11)

Leave a Reply

Your email address will not be published.