Tips Agar Mobil Hemat Bahan Bakar

MOBIL yang pemakaian bahan bakarnya jadi lebih banyak dari biasanya menjadi persoalan serius bagi pemiliknya. Apalagi ditambah harga bahan bakar sekarang yang cenderung mengalami kenaikan. Bila mobil anda terasa boros bahan bakar, dapat dipastikan ada yang kurang beres pada komponen mesinnya.Untuk itu, periksalah beberapa komponen kendaraan berikut ini agar BBM tidak cepat habis. Komponen pertama yang mempengaruhi tingkat konsumsi bahan bakar adalah saringan udara. Saringan udara yang rusak akan menghambat masuknya udara dan berubah fungsi sebagai chuck. Sedangkan chuck hanya dipakai bila pagi hendak menghidupkan kendaraan dengan memperbesar volume bahan bakar.

Selanjutnya periksa kabel busi dan distributor (delko) yang keduanya saling berhubungan. Platina yang berada di dalam distributor akan memberi arus kepada koil. Dari koil arus tegangan tinggi dikirim kembali ke distributor, seterusnya dibagi ke setiap busi/silinder. Karena arus tegangan tinggi, kerusakan pada kabel busi atau tutup distributor dapat mengacau api untuk busi.

Jangan juga anggap sepele klep saluran BBM karena klep yang terlalu rapat dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar karena pembakaran menjadi tidak sempurna. Hal yang juga sering dianggap sepele adalah karat pada silinder roda dapat membuat mesin boros. Padahal karat dapat mempengaruhi sistem rem. Tenaga mesin yang dihasilkan sebagian dihambat oleh sistem rem.

Perhatikan juga free play akan menyebabkan sistem kopling tidak memindahkan tenaga mesin secara sempurna (kopling selip). Penyetelan kopling yang salah akan besar pengaruhnya pada pemakaian bahan bakar. Terakhir rajin-rajinlah mengecek karburator. Komponen yang sudah sudah tua biasanya tidak ekonomis lagi karena terjadi korosi dan penyumbatan pada saluran udara. Pencampuran bahan bakar dengan udara sangat penting dalam kaitan efisiensi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.