Persiapan Ketika Mudik Tiba

Fenomena mudik memang tak ada habisnya untuk dibahas. Kini mudik bukan hanya monopoli umat Islam, akan tetapi sudah menjadi kebutuhan sebagian besar rakyat Indonesia. Kali ini akan dibahas berbagai macam tips untuk meminimumkan risiko ketika Anda dan keluarga berencana melakukan mudik. Semoga mudik kali ini akan berkesan bagi Anda dan keluarga!

Persiapan Sebelum Mudik.Mudik Dengan Kendaraan Roda 4 (Mobil) :

  1. Oli Mesin.Periksa oli mesin kendaraan Anda. Gantilah oli setiap 2000 – 2500 km. Dengan penambahan Oil Treatment, masa pakai oli bisa diperpanjang satu setengah kalinya. Jika Anda menggunakan oli sintetik, maka gantilah setiap 5000 km.
  2. Tune Up.Periksa mobil Anda apakah dalam kondisi prima atau tidak. Periksa keadaan platina, busi, saluran gas buang. Untuk menjaga kebersihan karburator, injektor dan sistem saluran bahan bakar, tambahkan campuran bahan bakar yang dapat meningkatkan akselerasi mesin (tarikan lebih ringan) sekaligus irit bahan bakar. Bila perlu lakukan tune-up pada mesin mobil Anda.
  3. Minyak Rem.Kuras dan gantilah minyak rem setiap 20.000 km atau setahun sekali (mana yang lebih dahulu tercapai). Hal lain yang tidak kalah penting adalah memastikan rem mobil Anda bekerja dengan baik.
  4. Power Steering.Periksa sistem power steering mobil Anda. Tambahkan Power Steering Fluid jika perlu. Untuk menjaga keawetan power steering mobil Anda, parkirlah dengan kondisi ban mobil dalam keadaan lurus.
  5. Pelumas Serba Guna.Pelumas serba guna dapat menetralisir asam sehingga mesin yang basah dapat di start lebih mudah. Pelumas serba guna juga dapat menghilangkan bunyi derit dan melancarkan engsel-engsel pintu dan jendela.
  6. Air Wiper.Periksalah kondisi karet wiper dan tabung air wiper. Hal ini berguna jika terjadi hujan yang dapat mengganggu pandangan Anda selama mengemudi. Agar kaca lebih jernih, tambahkan “windshield washer solvent/concentrate” (cairan pembersih kaca).
  7. Air Radiator.Periksa kelancaran sirkulasi air pendingin dengan memeriksa radiator mobil Anda. Bila perlu kuras dengan “Radiator Flush” untuk membersihkan sisa kerak di radiator. Periksa juga fan dan tali kipas. Sangat dianjurkan penambahan cairan pendingin radiator (Radiator Coolant), yang sekaligus berfungsi mencegah karat, pembuihan dan melumasi water pump (pompa air) dalam radiator.
  8. Air Aki.Periksa kondisi aki beserta sekring, kabel dan alternatornya. Bersihkan pula terminal aki dan kabel massa ke “body” mobil. Isilah air aki sesuai dengan level yang dianjurkan. Jika perlu, “charge”-lah aki mobil Anda.
  9. Tekanan Ban.Periksa tekanan ban sesuai anjuran/ketentuan. Pada ban yang terlalu kempes akan terjadi efek perataan (“flapping effect”) sehingga mudah pecah dalam kecepatan tinggi.
  10. Kotak P3K.Bawalah selalu obat-obatan standar di dalam kotak P3K. Jika Anda memiliki penyakit tertentu yang membutuhkan obat-obatan khusus, bawalah obat tersebut dengan jumlah cukup beserta cadangannya. Lebih baik lagi jika Anda membawa resep obat tersebut. Jagalah kondisi fisik dan stamina Anda sebelum mudik.

Mudik Dengan Kendaraan Roda 2 (Sepeda Motor) :

  1. Kelompok Mudik.Mudik dalam kelompok-kelompok sepeda motor relatif lebih aman dan nyaman dibandingkan jika Anda mudik sendiri. Pilihlah ketua kelompok untuk memandu rombongan Anda dan tunjuklah salah seorang anggota rombongan yang memiliki kemampuan mekanik lebih untuk membantu jika sewaktu-waktu sepeda motor yang Anda dan orang lain tumpangi mengalami masalah di jalan.
  2. Periksa Ketinggian Cairan.Periksa ketinggian cairan, seperti air aki, minyak rem, dan oli. Khusus aki, bukalah tutup bodi samping, kemudian bersihkan terminal positif dan negatif dari kerak dengan air panas. Setelah kering gosok dengan sikat kawat halus dan olesi kedua kutubnya dengan “gemuk”. Hal ini dilakukan agar aliran listrik senantiasa lancar.
  3. Periksa Tuas Rem Depan Dan Belakang.Periksa tuas rem depan dan belakang, apakah keduanya mampu berfungsi dan mengerem dengan baik. Untuk rem cakram, jangan lupa mengecek ketinggian minyak rem di tabung reservoirnya.
  4. Periksa Kondisi Mesin.Nyalakan mesin dan perhatikan kondisi stasioner kerja mesin sepeda motor. Bila kerja mesin tidak bertahan lama atau cepat mati, gunakan obeng kecil untuk menaikkan RPM. Anda dapat pula menyetel campuran udara dan bahan bakar. Tanda penyetelan yang pas bisa diketahui salah satunya dari akselerasi yang maksimal. Jika bahan bakar terlalu banyak dibandingkan dengan udara, tenaga akan berkurang dan boros bahan bakar. Kondisi sebaliknya akan menyebabkan mesin cepat panas dan tenaga juga akan berkurang.
  5. Periksa Setelan Kopling.Untuk sepeda motor berkopling, pastikan setelan kopling di tuas kopling setang pada posisi tepat. Setelan yang terlalu tinggi menyebabkan pelat kopling cepat aus, sedangkan setelan terlalu rendah membuat perpindahan gigi lebih sulit dan bisa merusak mekanisme gigi.
  6. Periksa Lampu Sepeda Motor.Pastikan juga semua lampu senja, kota, dan beam menyala dengan baik. Begitu pula lampu rem, sein, dan lampu indikator panel instrumen. Jangan remehkan lampu panel. Lampu panel ini sangat berguna karena selain menunjukkan kecepatan sepeda motor Anda, juga menunjukkan kondisi bahan bakar.
  7. Tekanan Angin Pada Ban.Sebelum pergi mudik, periksalah tekanan angin pada ban sepeda motor Anda. Jika Anda bermotor sendirian, tekanan ban sebaiknya 26 psi untuk roda depan dan roda belakang. Jika Anda berboncengan dengan orang lain, naikkan tekanan ban belakang sehingga mencapai 28 psi.
  8. Jaga Kondisi Fisik Tubuh.Disamping menyiapkan sepeda motor untuk mudik, Anda dituntut juga memiliki kondisi fisik prima. Jauh hari sebelum mudik, jagalah stamina dan kesehatan tubuh agar lebih siap mengemudi jarak jauh. Beristirahat, berolahraga dan makan makanan bergizi yang cukup dapat membantu agar stamina Anda berada pada puncaknya.
  9. Peralatan Tambahan Lainnya.Gunakan perlengkapan mengemudi yang memenuhi standar keamanan dan kenyamanan. Pakailah helm “full face” atau memakai kacamata bermotor untuk helm “half face”. Helm tersebut akan melindungi wajah, mata, dan hidung Anda dari debu. Pakailah jaket untuk melindungi tubuh dari terpaan angin serta sarung tangan untuk mengurangi gesekan antara tangan dengan “grips”. Jika saat mudik berada dalam musim hujan, siapkan diri dan sepeda motor Anda dengan lebih baik. Bawalah jas hujan yang memadai dan periksa kondisi alur ban, apakah sudah sesuai untuk kondisi jalan yang licin dan basah. Alur kembang ban yang masih bagus akan lebih aman digunakan dibandingkan dengan alur kembang yang sudah habis.

Tips Lainnya :

  1. Rute Mudik.Pilihlah rute mudik yang paling aman dan nyaman. Carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai jalur mudik yang paling aman, jalur alternatif, jam-jam kemacetan di setiap jalur mudik. Berangkatlah mudik di jam-jam strategis. Perjalanan malam merupakan salah satu alternatif yang biasa di lakukan oleh para pengemudi untuk menghindari kemacetan.
  2. Service Kendaraan Di Bengkel.Bila Anda tidak mau repot mengutak-atik mobil dan sepeda motor Anda, service kendaraan di bengkel bisa menjadi pilihan terbaik untuk menyiapkan kendaraan dibawa mudik. Di tangan mekanik yang handal, semua masalah kendaraan Anda akan segera teratasi. Namun yang perlu diingat, semakin dekat ke hari lebaran, bengkel akan semakin penuh dan bahkan ada yang tutup, maka dari itu bawalah kendaraan Anda ke bengkel sesegera mungkin.
  3. Posko Mudik.Pada setiap musim mudik, beberapa perusahaan memberikan layanan berupa posko mudik cuma-cuma. Posko ini menyediakan beragam layanan, seperti service kendaraan, layanan kesehatan (contoh : petugas medis, obat-obatan sampai pijat) atau yang lain (contoh : hiburan dan tempat berisitirahat bagi pemudik). Penyelenggaranya pun beraneka macam, mulai dari perusahaan otomotif (contoh : ATPM, dealer dan perusahaan asuransi kendaraan bermotor) sampai perusahaan lain yang tidak berhubungan dengan dunia otomotif (contoh : perusahaan jamu dan perusahaan telekomunikasi). Anda bisa memanfaatkannya dengan mulai mencari informasi mengenai lokasi posko mudik, jenis layanan, target pemudiknya dan hotline service perusahaan yang bersangkutan.
  4. Barang Bawaan.Jika Anda berencana membawa barang-barang yang relatif banyak, seperti pakaian dan oleh-oleh/buah tangan, pertimbangkan untuk mengirimnya jauh-jauh hari melalui jasa paket pos atau pengiriman barang sehingga akan memudahkan Anda dalam perjalanan.
  5. Barang-Barang Berharga.Saat mudik, pastikan tidak ada barang berharga yang ditinggalkan di kamar atau di rumah. Kalaupun ada, pastikan barang berharga tersebut dalam keadaan aman, baik aman karena disimpan di tempat tertentu atau aman karena kita titipkan kepada tetangga atau orang terdekat yang tidak mudik. Anda juga bisa memanfaatkan jasa perum pegadaian atau bank yang menyediakan “safe deposit box”.
  6. Kunci Rumah.Tinggalkan rumah atau kamar dalam keadaan terkunci dengan baik. Periksalah keadaan kunci jendela, pintu rumah, pintu pagar dan pintu masuk lainnya. Apabila ada kunci yang rusak atau tidak berfungsi optimal, segeralah ganti atau perbaiki sehingga penguncian bisa optimal.
  7. Menitipkan Rumah.Jika kita punya saudara, rekan, atau tetangga dekat yang tidak mudik, titipkanlah rumah atau kamar kita saat mudik. Dengan begitu, mereka bisa turut membantu mengamankannya. Demikian pula lampu penerangan rumah, mintalah bantuan tetangga dekat Anda untuk menghidupkan dan mematikan lampu penerangan halaman dan dalam rumah setiap hari. Cara ini jauh lebih baik daripada menghidupkannya terus menerus selama mudik. Karena, calon pencuri biasanya melakukan pemantauan pada siang hari. Bila melihat ada rumah yang masih menyala lampu penerangannya, berarti rumah tersebut tidak ada penghuninya.
  8. Peralatan CCTV.Pertimbangkan pula untuk melengkapi rumah Anda dengan CCTV. Dengan adanya CCTV kita bisa memutar ulang keadaan rumah selama kita tinggal mudik. Seandainya tetap tidak memiliki dana untuk membeli, bisa saja kita memanfaatkan lensa pemantau yang sudah rusak dengan tujuan sekadar “membuat ragu” calon pencuri.
  9. Risiko Kebakaran.Periksa kembali keadaan rumah Anda dari hal-hal yang bisa menimbulkan kebakaran (lihat kembali tips mengurangi risiko terjadinya kebakaran). Dengan memeriksa kembali kondisi rumah, akan membuat kita nyaman dalam mudik lebaran kali ini.
  10. Asuransi Kerugian (Kebakaran, Kebongkaran, Kendaraan Bermotor, Personal Accident).Manfaatkanlah perusahaan asuransi kerugian dalam me-“manage” resiko Anda. Tidak hanya rumah beserta isinya, tetapi juga kendaraan yang Anda tumpangi beserta penumpangnya akan terlindungi dari kerugian yang sewaktu-waktu dapat timbul. Dengan melengkapi keluarga dan rumah Anda dengan asuransi kerugian, Anda akan dapat mudik dengan tenang dan nyaman.

Sumber : www.pikiran-rakyat.com, www.otomotif-online.com, www.antara.co.id, www.ptsif.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.