Perawatan Selama Kemarau

Perawatan Selama Kemarau
Berpacu Melawan Debu


Musim kemarau kali ini terasa cukup panjang. Selain suhu tinggi menyengat, kondisi udara relatif kering. Bagaimana perawatan kendaraan kesayangan? Kondisinya lain dengan musim hujan, perawatan yang diperlukan ternyata juga berbeda.

Lakukan pengecekan menyeluruh
Memang tidak seberat perawatan saat musim hujan, karena jauh lebih kering. Tetapi ada beberapa poin yang harus diperhatikan. Misalnya saja pada sistem pendingin, kinerjanya harus lebih maksimal. Paling parah, tentu perang melawan debu. Jangan sampai kehadirannya menghambat Anda untuk terus memacu mobil dan beraktivitas setiap hari.

Gunakan angin bertekanan untuk membersihkan filter

MESIN
Hadirnya debu, tentu berpengaruh langsung terhadap pernapasan. Enggak hanya kita manusia, mobil pun ikut mengisap udara. Bagaimana kalau daerah yang kita sering lalui selalu berdebu? Bisa-bisa menyumbat pernapasan mobil, tuh!

Maksudnya, saluran masuk bisa tersumbat tumpukan debu. Apa lagi kalau bukan saringan udara. Soalnya peranti penyaring udara ini memang mengikat debu dan kotoran lain yang tersedot mesin.

Periksa komponen berbahan karet seperti V-belt
Membersihkannya mudah, tinggal buka boks saringan udara dan keluarkan elemennya. “Semprot pakai angin kompresor untuk membersihkan debu,” bilang Bambang Sugiarto, bos bengkel Dixzell Motor di Cengkareng, Jakbar. Kalau memang sudah terlalu banyak dan kotor, lebih baik ganti saja dengan yang baru. Kalau saringan bersih, pasokan udara lancar, konsumsi bahan bakar pun lebih irit.

Cek juga beberapa peranti berbahan karet, seperti v-belt. Periksa kondisinya, hawa panas meningkatkan risiko peranti ini getas. “Tekan dengan jari, kalau kendur kencangkan dan kalau getas lebih baik diganti,” lanjutnya.

Bersihkan mesin dengan kuas dan air sabun
SISTEM PENDINGIN
Ini sistem yang penting dicermati, mengingat musim panas pada iklim tropis seperti di Ibu Pertiwi ini bikin suhu lebih tinggi. Pastikan sistem pendingin enggak bocor atau rembes. Jika iya, mending diperbaiki, deh. Risiko yang bisa ditimbulkan kalau overheat lebih besar, lo.

Nah, buat mobil yang masih sehat, bisa lakukan penyegaran ringan. “Seperti membersihkan kisi-kisi radiator dari debu dan kotoran. Kalau kisi-kisi bersih, pendinginan juga maksimal,” ujar pria yang doyan naik motor matik ini.

Bersihkan kisi-kisi dengan semprotan air
KAKI-KAKI
Meski tidak ada risiko terendam air seperti kala menerjang genangan banjir pada musim hujan, peranti kaki-kaki juga perlu diperiksa. Misalnya sektor pengereman, bisa sekalian disemprot dengan angin bertekanan. Atau disiram selagi mencuci mobil buat membersihkan debu dan kotoran.

Jangan lupa untuk melihat kondisi karet boot, baik itu boot as roda maupun boot tie rod yang nongol dari steering rack. Jika sobek atau terbuka, debu bisa masuk. Risikonya, gemuk bisa kering dan debu bisa bikin goresan pada as roda maupun sistem kemudi.

Penulis : Manut
Foto : Reza

Leave a Reply

Your email address will not be published.