Mengenal Komponen yang Rentan Air

Bagi kebanyakan orang, musim hujan terasa sangat menyenangkan. Kemarau yang menyisakan panas dan debu tebal seperti lenyap dengan datangnya guyuran hujan. Namun, kehadiran musim ini tak selamanya menguntungkan bagi kondisi lalu lintas dan jalanan di Jakarta dan sekitarnya. Pasalnya, biasanya banjir tahunan pun bakal segera bertandang seiring hari-hari yang diisi dengan hujan.

Sebagai pemakai kendaraan bermotor, jangan pernah percaya dengan iklan yang mengesankan bahwa ada mobil yang tahan air. Misalnya, digambarkan mobil yang andal menerjang genangan banjir. Hanya mobil amphibi yang benar-benar bisa berfungsi di daratan sekaligus di perairan.

Mengapa mobil tak pernah bisa kedap air? Ini karena terdapat sejumlah sistem, mulai kelistrikan, pengapian hingga mekanis, yang sama sekali harus terbebas dari air. Kalau terpaksa terkena air, maka harus segera dikeringkan dalam kesempatan pertama. Berikut ini sejumlah komponen yang rentan air sehingga harus dijaga benar dari ancaman basah.

Alternator
Altenator populer disebut dinamo amper. Bila terendam air, maka komponen bearing nya akan berbunyi dan pengisian kelistrikannya mengalami gangguan. Kalau air yang membasahi ternyata mengandung banyak lumpur, maka besar kemungkinan alternator akan langsung mati.

Air intake (lubang angin)
Apabila air masuk ke ruang mesin lewat lubang air intake ini maka kerusakan yang bakal terjadi dikenal sebagai gejala water hammer. Sesuai namanya maka water hammer adalah terjadinya hantaman air pada ruang mesin yang panas, sehingga sejumlah piranti seperti piston bisa bengkok atau patah.

Baterai (aki)
Kalau terkena air dapat menyebabkan kelumpuhan seluruh sistem elektronik pada mobil. Sementara bila air masuk dalam aki dan tumpah keluar tercampur dengan air akinya maka juga akan bisa merusak permukaan cat yang teralirinya.

Busi-CDI-distributor
Ketiga komponen ini, sama sekali jangan sampai basah terkena air. Sebab bisa mengakibatkan mesin berjalan tersendat-sendat atau bahkan langsung mati.

Dipstick (colokan oli)
Seandainya air masuk melalui lubang colokan oli ini maka pelumas dalam mesin pun bakal tergenangi air. Kondisi ini akan merusakkan sejumlah komponen jeroan mesin seperti metal jalan, metal duduk, bahkan krek As.

ECU (electric computer unit)
Sama sekali tidak boleh terkena apalagi terendam air yang mengandung asam. Demikian terkena bercak air saja, harus segera dikeringkan. Seperti halnya fungsi pada umumnya komputer, harus terbebas dari pengaruh apalagi terkena air. Sebab air akan segera merusak dan menghancurkan seluruh sistem komputer yang ada.

Filter udara
Kalau basah maka air akan merambat masuk melalui karburator sehingga menyebabkan tangkai piston bisa bengkok atau patah.

Injector-koil-platina
Ketiganya atau salah satu darinya, bila terendam air maka kerja mesin akan sangat terganggu dan ditengarai dengan mobil akan berjalan tersendat. Akhirnya mobil akan mogok karena mesin tak lagi bisa berfungsi karena sistem pengapiannya terganggu. bid/berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.