Di Perjalanan Mudik

Anda sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk melakukan perjalanan pulang ke kota kelahiran. Namun, segala sesuatunya bisa saja terjadi di tengah-tengah perjalanan Anda. Apa yang harus Anda ketahui untuk mengantisipasinya?

Tips Sekitar Berkendaraan :

  • Sabuk Keselamatan.
    Kenakan selalu sabuk keselamatan dam perjalanan. Ini penting, sebab pada saat pengereman mendadak, otot lengan dan kaki saja tak cukup kuat untuk menahan beban berat badan.
  • Bersabar.
    Jagalah emosi Anda sewaktu mengendarai mobil. Jangan mudah terpancing bila ada mobil mendahului dari sebelah kiri di jalan tol. Ingat, mengendarai mobil di bahu jalan sangat berbahaya. Bila ada kendaraan besar dari arah depan saling berpacu, lebih baik mengalah dengan mengambil jalan paling kiri. Bila dirasa aman, silahkan menambah kecepatan.
  • Kecepatan Dan Jarak Kendaraan.
    Berkonsentrasilah pada kecepatan kendaraan Anda, jangan sampai lepas kendali. Begitu pula jagalah jarak aman kendaraan Anda dengan kendaraan lain di depan (terutama ketika di jalan tol).
  • Trik Di Jalan Basah.
    Berkendara di jalan yang basah memerlukan penanganan yang berbeda dibandingkan di jalan yang kering. Berusahalah untuk tetap tenang, kurangi kecepatan, hindari manuver mendadak, gunakan ban yang memiliki desain kembang yang cocok serta injaklah pedal rem berulang-ulang agar tidak terjadi rem ngeblok.
  • Kendaraan Terendam Banjir.
    Jika kendaraan Anda terendam banjir, lakukan hal berikut ini : kuras air radiator berikut tabung cadangnya, ganti saringan udara karburator dengan yang baru/kering, bersihkan semua konektor kabel (termasuk kabel busi) dari air, keringkan busi dan tutup distributor, dalam keadaan mesin mati mainkan tuas/pedal kopling dan tongkat persneling berulang-ulang, hidupkan mesin dan jangan langsung digas (kemudian diamkan hingga temperatur mesin mulai menghangat).
  • Hindari Kebiasan Buruk Saat Mengemudi.
    Jangan lakukan aktifitas yang dapat memecah konsentrasi selama mengemudi seperti : menerima HP selama mengemudi (jika terpaksa, gunakan wireless) serta bercanda dan mengobrol dengan berlebihan.
  • Kantuk Dan Alkohol.
    Hindarilah 2 hal tersebut sebelum dan selama Anda mengemudi. Istirahatlah yang cukup untuk mengurangi rasa kantuk. Rasa kantuk juga dapat disebabkan karena gangguan tidur, terlalu letih bekerja, kegemukan, mengemudi pada malam hari, mengemudi sendirian dan mengemudi di jalur cepat yang panjang dan rata. Jika Anda sudah mulai merasa mengantuk ketika mengemudi, segera berhenti ditempat aman untuk tidur selama 15 sampai 20 menit. Hindari berhenti di bahu jalan karena sangat berbahaya, sebaliknya carilah pompa bensin yang sedang buka atau toko yang nyaman.
  • Membawa Bayi/Balita Selama Perjalanan.
    Jika Anda memiliki bayi/balita yang diajak serta mudik dengan menggunakan mobil pribadi, lengkapilah mobil Anda dengan “car seat” yang dirancang khusus untuk keamanan bayi/balita selama berkendara di dalam mobil.
  • Nomor Darurat.
    Akan sangat berguna jika Anda menyimpan nomor darurat yang sewaktu-waktu dapat dihubungi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya saja nomor ambulan/rumah sakit di setiap kota yang Anda kunjungi, polisi, jasa derek, mekanik dan bahkan layanan darurat dari perusahaan Asuransi Anda. Yang tidak kalah pentingnya adalah ketersediaan pulsa yang cukup (prabayar/pascabayar), jaringan operator seluler yang luas (coverage area) dan baterai handphone Anda yang cukup. Percuma saja kan jika Anda memiliki nomor darurat, tetapi tidak bisa menghubunginya?

Tips Lainnya :

  • Pakaian Santai.
    Kenakan pakaian yang senyaman mungkin. Hindari memakai celana dari bahan jeans yang ketat apalagi terbelit ikat pinggang yang keras. Dibandingkan kemeja, kaos lebih disarankan. Celana sebaiknya dibuat dari bahan yang halus dan bermodel longgar. Hal ini berlaku juga untuk anak-anak, pada malam hari kenakanlah pakaian tidur pada mereka dan siang hari kenakan kaos berukuran longgar.
  • Suasana Mobil Yang Nyaman.
    Tidak hanya kondisi mobil saja yang harus prima, tetapi juga suasana di dalam mobil yang nyaman juga merupakan keharusan, apalagi jarak yang ditempuh semakin jauh. Suasana yang nyaman dapat diciptakan dari mengobrol santai, mendengarkan musik dan camilan/makanan yang cukup. Untuk makanan/camilan, pilihlah yang mengandung banyak karbohidrat, karena makanan ini mudah dicerna oleh tubuh dan berisi sumber tenaga yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.
  • Bawalah Uang Tunai Secukupnya.
    Hindari membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Selain lebih aman, juga pengeluaran Anda akan lebih terkontrol. Uang tunai yang Anda bawa selama perjalanan hendaknya cukup untuk : biaya transport (termasuk ongkos tol, bensin, perbaikan kendaraan-jika perlu, tax), biaya makan dan minum selama perjalanan serta biaya kesehatan (jika perlu).

Sumber : www.republika.co.id, www.ptsif.com, www.perencanakeuangan.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published.