Agar Mudik Terasa Menyenangkan

Mudik bersama keluarga dengan bermobil tentu menjadi kegiatan amat mengembirakan. Karena itu, sempurnakan kegembiraan tersebut dengan menyiapkan kondisi perjalanan secara maksimal. Buat suasana mobil seriang dan sesantai mungkin. Ini amat penting bagi para penumpang, karena sebetulnya mereka juga akan mengalami kelelahan yang amat setelah menempuh perjalan jauh apalagi dalam situasi mudik yang pasti penuh kemacetan.

Mantan pembalap nasional, Aswin Bahar dan Manajer PR PT Jasa Marga, Zuhdi Saragih, memberikan sejumlah saran kepada pembaca Republika guna membuat perjalanan mudik lebih nyaman dan aman. Berikut ini rangkumannya.

Pakaian yang santai
Kenakan pakaian santai dan pilih dari bahan yang menyerap keringat sehingga terasa nyaman dipakai. Pemakaian kaos lebih disarankan dibanding bila harus mengenakan kemeja. Hindari mengenakan celana jeans ketat apalagi terbelit dengan ikat pinggang yang keras. Lebih baik bila mengenakan celana berbahan halus dan bermodel longgar.

Bagi anak-anak, bila bepergian di malam hari, pakaikan saja pakaian tidurnya hingga mereka terasa lebih santai. Bila siang hari disarankan anak-anak menggunakan pakaian kaos dan berukuran longgar.

Buat suasana mobil paling nyaman
Menciptakan suana (psikologis) riang, santai, dan nyaman dalam mobil menjadi keharusan bagi Anda sekeluarga saat mudik dengan mobil. Itu kian penting bila perjalanan memerlukan jarak lebih 300 km atau lebih libur jam perjalanan.

Membuang kebosanan mengemudi dengan ngobrol santai memang menyenangkan. Tapi, hindari berbicara masalah serius karena akan mengganggu konsentrasi mengemudi. Pilih topik pembicaraan ringan dan lucu. Tetapi, jangan pula bercanda berlebihan.

Mendengarkan musik jelas merupakan bagian mengasyikan saat berkendara dengan mobil bersama keluarga. Pilihlah lagu favorit anak-anak, lalu atur volume pada posisi menengah. Usahakan jangan sampai lengah untuk Anda mendengar suara-suara yang mencurigakan.

Bila penumpang lain tertidur dan Anda tetap memerlukan musik, pilih lagu favorit Anda dan setel volume yang keluar di speaker depan. Lebih mudah mengemudi dengan penumpang terlelap dibanding penumpang terbangun apalagi setengah tidur.

Sediakan camilan dan makanan yg cukup
Hindarilah makanan yang mengandung banyak lemak. Walaupun terasa nikmat tapi lambung harus kerja berat untuk mengolahnya. Makanlah makanan yang mengandung karbohidrat, karena makanan ini mudah dicerna oleh tubuh dan berisi sumber tenaga yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Pilihlah minuman yang manis sebagai sumber karbohidrat. Bila perlu, minum juga suplemen penambah tenaga sambil sesekali selingi dengan air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Makanan juga sangat perlu disediakan bagi penumpang lain. Selain mereka juga memerlukan energi, ketersediaan makanan dan minuman yang cukup membuat kegiatan mengemudi tak terganggu dengan harus sering berhenti untuk keperluan membeli makanan tambahan.

Istirahat secara berkala
Menurut aturan mengemudi yang disepakati internasional, termasuk pada event reli dunia, paling lama pengemudi membawa mobil secara aman adalah dua sampai jam tergantung kondisi kesehatan sopir. Jangan memaksakan diri dengan menganggap daya tahan Anda hebat. Hentikan kendaraan untuk beristirahat dan memulihkan konsentrasi.

Istirahat tak harus dalam waktu lama. Bila pun istirahat lima sampai 10 menit dengan cara turun dari mobil dan membuat kegiatan ‘gerak badan’ atau mengitari mobil sambil memperhatikan kondisi mobil adalah merupakan kegiatan yang cukup baik. Perhitungkan pula para penumpang (keluarga) juga memerlukan jeda bermobil. Jangan sekali-kali merasa hanya pengemudi yang akan mengalami kelelahan. Penumpang pun sebetulnya juga amat lelah dalam perjalanan tersebut.

Persiapkan perjalanan kembali setelah mudik
Tak banyak pengemudi atau keluarga yang memperhitungkan persiapan saat perjalanan kembali ke rumah setelah berlebaran sepekan hingga dua pekan kemudian. Persiapan perjalanan harus lebih baik, karena secara psikologis perjalanan kembali setelah mudik pasti lebih berat dari saat berangkat. Perhatikan pula kesehatan anak-anak. Selamat bermudik dengan nyaman dan aman.
( bid )

Leave a Reply

Your email address will not be published.