BMW X6 Hamann, Makin Berotot

BILA kita melihat penampilan BMW X6, tentu kita sudah kagum dengan desainnya yang menampakkan sebuah sport utility vehicle (SUV) sejati.

Bodi besar, dipadu tenaga mumpuni dan kaki-kaki yang mampu menapak segala medan dengan sempurna, tentu banyak mengundang decak kagum. Tetapi apa jadinya jika rumah modifikasi sekelas Hamann melakukan perubahan pada mobil ini? Pasti hasilnya sebuah karya indah.Perubahan paling mendasar yang dilakukan Hamann tentu di sektor eksterior. Penggunaan bodykit Tycoon berhasil melebarkan mobil sekira 2,36 inci (60 mm). Pelebaran ini akibat menggembungnya bagian fender, bumper depan dan side skirt. Opsi penambahan daging ini memang cukup merubah kesan X6 secara radikal.

Pada bagian depan mobil tampak makin gahar dengan desain bodykit full bumper baru. Sedangkan di belakang, pantat makin terlihat seksi sekaligus mencerminkan otot mobil. Hal tersebut akibat aplikasi roof spoiler dan saluran knalpot ganda.

Agar makin seksi, Hamann membekali pelek 23 inci dengan format XXL. Supaya pelek gambot ini leluasa bergerak diruang fender, tak bisa dipungkiri, langkah widebody harus dijalani Hamann. Pelek ini kemudian disandingkan dengan ban berprofil rendah.

Pelek besar tetapi tinggi mobil masih terlalu jangkung akan jadi terlihat lucu. Untuk itulah seperangkat suspensi berspek sport digunakan. Hasilnya, ketinggian mobil turun hingga 40 mm.

Tak hanya bagian muka yang dipermak, jeroan juga mendapat sentuhan. Hamann melakukan sejumlah modifikasi untuk mesin xDrive BMW ini. Baik itu yang varian 30d, 35d, maupun tipe mesin terbesar 50i. Sayangnya, tidak ada keterangan resmi bagaimana kemampuan X6 setelah mendapat sentuhan Hamann. Pasti makin “liar”.

Di Indonesia, jarang sekali terlihat pemilik BMW seri X yang melakukan sejumlah modifikasi radikal. Mungkin apa yang dilakukan Hamann bisa jadi referensi Anda. Hayo siapa berani meniru?
(ton)

Leave a Reply

Your email address will not be published.