Setelah Mudik

Anda tentu saja tidak ingin kembali ke kantor dengan kondisi mobil yang acak-acakan dan tidak terurus usai mudik bukan? Hal-hal berikut ini patut Anda lakukan untuk menjaga performa mobil Anda.

  • Bagian “kaki-kaki” mobil.
    Jika rute mudik yang Anda lalui berbatu-batu dan bergelombang, periksalah bagian kaki-kaki mobil Anda. Perhatikan apakah ada bunyi-bunyian yang tidak normal pada mobil Anda. Jika ada, segeralah bawalah kendaraan tersebut ke bengkel langganan Anda.
  • Kopling dan kampas rem.
    Jika rute yang Anda lalui relatif sering diwarnai oleh kemacetan, periksalah kopling dan kanvas rem mobil Anda. Waspadalah akan habisnya kampas rem mobil Anda.
  • Saringan udara.
    Jika rute yang Anda lalui relatif berdebu, periksalah saringan udara. Bersihkanlah jika saringan udara mobil Anda sangat kotor.
  • Interior dan eksterior mobil.
    Hindari bau dan pemandangan yang tidak sedap pada interior dan eksterior mobil Anda dengan mulai membersihkan sisa-sisa makanan yang tercecer.
  • Tekanan ban kendaraan.
    Normalkan kembali tekanan ban mobil Anda. Biasanya pengendara kendaraan akan menambah tekanan ban sebelum memulai perjalanan jauh untuk menghindari terjadinya “hydroplanning”.
  • Air.
    Periksa air radiator, air aki dan air “washer wipper” apakah harus ditambahkan. Jika perlu, tambahkanlah bila jumlahnya kurang dari batas minimum.
  • Mesin.
    Periksalah tenaganya dan suara-suara yang timbul dari dalam mesin. Segeralah bawa ke bengkel jika Anda merasakan tenaganya berkurang atau timbul suara-suara tidak normal dari dalam mesin.

Sedangkan jika Anda mudik dengan mengendarai sepeda motor, bagian-bagian yang perlu diperiksa usai Anda mudik antara lain mesin, karburator, rem, rantai dan roda :

  • Mesin.
    Mesin adalah bagian yang paling berat kerjanya selama Anda mudik. Untuk Anda pemilik sepeda motor 2 tak, lakukan service besar. Kepala silinder, piston dan blok biasanya akan ditumpuki kerak. Sedangkan untuk sepeda motor 4 tak, perhatikan setelan klep, karburator dan busi.
  • Tangki bahan bakar.
    Periksalah tangki bahan bakar, terutama setelah Anda menempuh jarak yang jauh. Kuraslah tangki untuk membersihkan dari air dan minyak tanah yang kadang terkontaminasi dalam bahan bakar sepeda motor Anda. Jika Anda tidak mau repot, dapat gunakan cairan aditif bahan bakar yang dinamakan “water remover”. Cairan ini dapat menetralkan air atau minyak tanah yang tercampur dalam bahan bakar.
  • Rem tromol dan cakram.
    Bersihkan rem tromol dari lumpur karena rem ini rawan sekali dengan penumpukan kotoran dan lumpur selama perjalanan. Untuk rem cakram lakukan hal serupa tetapi lepaskan “pad” terlebih dahulu.
  • Rantai.
    Rantai roda akan mengalami kekenduran setelah melalui perjalanan jauh. Gejala yang umum terjadi adalah timbulnya bunyi pada rantai ketika sepeda motor dijalankan dan pada saat perpindahan gigi. Jika kondisi ini dibiarkan terus, rantai akan lepas dari gir dan roda tidak dapat digerakkan.

Sumber : www.astraworld.com, www.indomedia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.