Musim Hujan Tiba, Perhatikan Mobil Anda

Musim kemarau sudah berlalu dan kini berganti dengan musim hujan. Selama sepekan lalu, hampir setiap siang dan sore hari wilayah Jabodetabek diguyur hujan.

Pengguna kendaraan roda empat memang cenderung lebih aman berkendara karena tidak terkena dampak langsung saat hujan, dibandingkan pengguna sepeda motor. Tapi jangan salah, ada beberapa hal di mobil Anda yang wajib mendapat perhatian buat melawan hujan.

Kondisi kendaraan kudu prima, apalagi jika mobil Anda termasuk kendaraan yang beroperasional setiap hari. Hujan bisa menyebabkan mobil mogok, dan bila beberapa komponen tidak terawat, bukan tidak mungkin akan mengalami kecelakaan karena berkendara saat hujan.

Kepala Bengkel Plaza Toyota, Parma Suanda menjelaskan, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan pengendara mobil memasuki musim penghujan ini. “Yang pasti wajib memperhatikan kondisi kesehatan fisik kendaraan. Ini bisa meminimalisir mobil mogok karena kurangnya perawatan,” beber Parman.

Lalu jangan lupa mengecek kaca depan mobil serta wiper. Pastikan kaca depan bebas dari jamur atau baret yang bisa mengganggu pandangan pengendara ke depan. Wiper juga harus dicek motornya serta juga karetnya.

Intensitas hujan yang tinggi membutuhkan wiper dalam kondisi prima untuk menyapu air dari kaca. Cek juga nozzle air untuk membersihkan kaca dari debu. Kaca depan akan cepat kotor bila mendapat serangan hujan dalam intensitas kecil atau gerimis. Nozzle akan membantu membersihkan kaca.

“Jangan lupa juga periksa sistem kelistrikan pada mobil. Pastikan kondisi kabel tidak cacat agar tidak menimbulkan korslet saat terkena air,” lanjut pria ramah ini.

Setelah kelistrikan, cek semua kondisi lampu-lampu kendaraan. Lampu depan, baik low beam atau high beam, lampu kabut, lampu penunjuk arah, lampu rem, lampu pernseling mundur dan lampu hazard. Ingat jangan nyalakan lampu hazard saat hujan bila sedang berjalan. Ini akan membuat bingung pengendara lain. Lampu hazard hanya digunakan pada saat berhenti darurat (mogok).

Biasakan mengecek kondisi ban dan tekanan angin sebelum berpergian. Disarankan, untuk mengikuti rekomendasi pabrikan. Jangan dipaksakan bila memang ban sudah habis atau gundul. Cara mengeceknya bisa melihat tanda segitiga di permukaan ban.

Bagian kaki-kaki serta suspensi mobil juga harus dalam kondisi prima. Sektor kaki ini berpengaruh pada stabilitas mobil dan kemampuan manuvernya saat melibas kondisi jalanan basah.

Lalu, pastikan aman rute yang akan dilewati. Tentu Anda tidak ingin terjebak dalam kemacetan panjang akibat genangan air yang tinggi. Keputusan yang sangat bijak bila menunda perjalanan karena hujan disertai angin kencang. Bahaya bisa datang bila tetap memaksakan berkendara.

Tips Menghadapi Musim Hujan
1. Periksa sistem kelistrikan
2. Cek lampu-lampu kendaraan
3. Periksa kondisi kaca, wiper dan nozzle air
4. Cek juga kondisi ban dan tekanan angin
5. Kondisi kaki-kaki kendaraan wajib diperhatikan
6. Selalu safety driving

Sumber: Okezone

Leave a Reply

Your email address will not be published.