Merawat AC Mobil

Keberadaan air conditioner (AC) sebagai pendingin udara di mobil Anda sangatlah penting. Terlebih lagi ketika menghadapi suasana jalan yang panas terik dan macet. Tentu Anda akan sangat tersiksa jika mobil Anda tidak dilengkapi dengan AC.

Agar kondisi AC mobil Anda selalu baik dan dapat menjalankan fungsinya dengan lancar, dibutuhkan perawatan secara berkala. Sebab, jika tidak jangan harap umur AC bisa panjang.Perawatan rutin di samping memperpanjang fungsi komponen AC menjadi lebih lama, juga akan membuat udara segar yang berembus selalu tersedia sesuai kebutuhan. Sehingga biaya service rutin dan suku cadang AC yang melonjak dapat disiasati oleh pemilik mobil dengan melakukan perawatan ringan.

Tips berikut ini dapat membantu Anda melakukan perawatan AC sendiri sebelum kondisi AC menjadi rusak berat.

Pertama, bersihkan kondensor AC secara berkala setiap dua minggu atau sebulan sekali. Jangan dibiarkan berdebu, karena bisa menyebabkan alat ini tidak bisa melepas panas dengan baik. Di samping itu, suhu kondensor yang terlalu panas akan menyebabkan jebol.

Selanjutnya, untuk membersihkan kondensor AC cukup siapkan selang air dan sikat kecil. Buka lebih dulu gril untuk memudahkan selang masuk ke celah antara kondensor AC dan radiator. Lalu semprot air dari sisi dalam kondensor sambil disikat agar kotoran yang lengket bisa langsung menyembur langsung keluar. Langkah ketiga, periksa kondisi sambungan pipa AC. Bila pada sambungan itu menunjukkan tanda basah oleh oli, pasti telah terjadi kebocoran. Bila terjadi kebocoran segera bawa ke bengkel AC terdekat agar tidak bertambah parah.

Kemudian jangan lupa untuk membersihkan blower. Hal itu untuk menjaga kebersihan blower dan saluran AC agar bertahan lebih lama. Perhatikan juga kondisi tombol pilihan aliran udara.

Sebaiknya jangan terlalu sering menggunakan tombol fresh yang memanfaatkan udara dari luar. Sebab, hal itu akan menjadikan blower gampang kotor, sehingga udara dalam kabin menjadi ikut kotor.

Kelima, perhatikan juga tabung receiver secara teratur dengan cara amati mesin dan AC pada batas pendingin maksimum. Cermati gejala yang tampak pada kaca pengintai receiver.

Kekurangan dan kelebihan refrigerant atau freon bisa diketahui lewat kaca pengintai pada tabung receiver. Jika kelebihan maka pada kaca pengintip langsung terlihat terang begitu AC dimatikan.

Perhatian pada kaca pengintai juga berguna untuk mengecek apakah kerja AC normal dan benar. Tandanya bila AC dimatikan, maka pada kaca pengintai akan tampak refrigerant berbusa sebentar sebelum berubah terang. (YC/B-12)

Leave a Reply

Your email address will not be published.