Menghadapi Pengendara yang Agresif

An irritated young man driving a vehicle is expressing his road rage.Kondisi jalan yang makin macet mengakibatkan beberapa pengemudi sulit mengontrol emosinya. Mereka menjadi tidak sabar dan lebih agresif saat mengemudi. Di waktu-waktu berangkat atau pulang kantor, kita akan banyak menemukan pengemudi agresif seperti ini. Sebagai pengendara yang peduli terhadap keamanan dan keselamatan berkendara, kita perlu mengenali ciri-ciri pengendara agresif agar dapat mengambil tindakan yang tepat sebelum membahayakan keselamatan.

Berikut adalah ciri-ciri pengendara agresif yang perlu kita waspadai:
1. Tidak peduli, dan bahkan melanggar rambu-rambu lalu lintas
2. Mengemudi dengan kecepatan tinggi
3. Tidak menjaga jarak aman dengan mobil lain
4. Sering memotong jalur orang lain atau mengemudi dengan zig-zag
5. Sering membunyikan klakson atau menyalakan lampu dim
6. Sering mengeluarkan anggota badan dari mobil
7. Berperilaku kurang sopan

Menghadapi ciri-ciri pengemudi di atas sebaiknya tidak dibalas dengan perilaku agresif juga. Kita harus tetap bijak dan tidak terbawa emosi demi keselamatan bersama. Ada beberapa sikap yang sebaiknya kita lakukan saat bertemu dengan pengendara agresif :
1. Tidak terpancing emosi dan tidak meniru sikap agresif pengemudi tersebut
2. Berikan jalan jika si pengemudi agresif berusaha mendahului,
3. Jaga jarak aman dan berusaha menjauh dari mobil yang dikendarai pengemudi agresif
4. Jangan menatap pelaku pengendara agresif agar tidak memancing emosi
5. Hindari membunyikan klakson atau menyalakan lampu jauh untuk memberi peringatan
6. Jangan memperingati ataupun menghalang-halangi pelaku

Kita memang tidak pernah tahu apa yang akan kita hadapi saat berkendara di jalan. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kebijakan sikap kita tetap diperlukan demi tertib berlalu lintas. Mari mulai tertib berlalu lintas dari diri kita sendiri.

Sumber: Aspira

Leave a Reply

Your email address will not be published.