Memilih City Car

Kini, mobil kecil atau populer sebagai city car karena memang direkomendasikan sebagai kendaraan perkotaan kian populer di negeri ini. Kaum wanita termasuk para ibu rumah tangga–, anak muda dan sebagian kecil profesional kelas menengah, memilih kendaraan jenis tersebut karena bentuk, ukuran dan kepraktisannya. Tak kurang dari lima merek mobil yang sekarang terus berebut kue city car di Indonesia.

Lalu, para ATPM sangat atraktif mempromosikan produknya. Itu dibarengi dengan penawaran harga yang relatif saling berdekatan, berkisar pada angka Rp 90an juta. Selain harga, bentuk yang menarik, teknologi canggih, fasilitas hiburan, variasi dan aksesori, serta penawaran kepemilikan dengan kredit bahkan DP rendah seakan seragam sebagai ujung tanduk pemasaran mereka. Tak ayal, konsumen pun kadang sulit menjatuhkan pilihan. Berikut panduan yang dapat dipakai konsumen sebelum memutuskan city car mana yang hendak dibelinya.

Roda kemudi yang ideal
Dengan asumsi lima city car yang ditawarkan berperforma serupa maka calon pembeli perlu memperhitungkan posisi kemudi yang ideal bagi penggunanya. Pilih mobil dengan posisi roda kemudi yang paling pas untuk Anda. Ini penting, karena munggilnya mobil maka roda kemudi yang paling sesaui dengan postur penggunanya yang harus menjadi salah satu pertimbangan.

Kala duduk dengan posisi paling santai, ulurkan kedua tangan ke posisi ‘jam 10 lewat 10’ pada lingkar kemudi. Lalu rasakan, dan pilih mobil dengan posisi stir paling nyaman. Dari kelima merek, terdapat variasi ukuran lingkar kemudi dan pegangan stirnya. Untuk kepentingan ini, pilihan sesuai dengan selera Anda. Namun karena kebanyakan city car tak dilengkapi power steering maka kemudi yang berdiamater lebih besar dan peganggan lebih besar pula yang akan membuat kian ringan saat membelokan kendaraan.

Perhatikan posisi pintu
Setelah menentukan mobil berdasar merek dan tentu bentuknya perlu lebih bijaksana untuk memperhatikan detail letak dan bentuk pintunya. Bagi bentuk dan ukuran kedua pintu depan, biasanya dirancang ideal bagi penumpangnya. Tapi tidak demikian dengan pintu belakang karena memang biasanya menjadi kendala rancangan kendaraan berukuran kecil. Pertimbangkan bentuk pintu belakang yang paling nyaman untuk keluar dan masuk penumpang. Apalagi karena digunakan untuk keperluan bermobil bersama anak-anak, pilihan pintu yang paling aman bagi mereka harus menjadi pertimbangan utama.

Ketahui spesifikasi mesin
Mengetahui spesifikasi mesin mulai kapasitas cc hingga teknologinya tentu berkait pula dengan harga beli yang harus Anda bayar. Selain itu, kegiatan ini perlu dimengerti berkait dengan kemampuan dan tenaga gerak yang bakal dihasilkan mobil bersangkutan. Bagi kegiatan diperkotaan, barangkali hal seperti ini sering diabaikan. Tapi perlu diingat, kini kebanyakan kota besar telah merupakan ‘kubangan’ kemacetan setiap harinya. Kapasitas dan teknolgi mesin terkait langsung dengan kenyaman mengemudi, sekalipun dilakukan di kawasan pemukiman dan perkotaan.

Bandingkan fitur pengaman
Fitur pengaman standar jelas harus menjadi pertimbangan utama. Seperti antara lain sabuk pengaman. Yakinkan mobil pilihan memiliki sabuk pengaman di setiap tempat duduk. Perhitungkan pula posisi jok untuk meletakan kursi bayi dan jangan lupa hitung kabin bagasi. Ini menjadi amat penting bagi wanita penyuka belanja. Sistem pengaman childlock harus menjadi pertimbangan pilihan utama. Lalu, sistem pengaman seperti teknologi rem, air bag dan lainnya memang harus menjadi pertimbangan lain saat hendak menentukan pilihan.

Bandingkan fasilitas interior
Membandingkan fasilitas ini, memang berkait dengan kenyamanan yang bermuara pada perbedaan harga penawaran. Karena persaingan, kini ATPM berlomba bersaing dengan menyuguhkan fasilitas, tak saja central lock dan power window. Tetapi juga tape, CD player dan bahkan TV. Soal memilih mobil, merek memang menjadi pertimbangan sangat subyektif. Namun sekurangnya lima saran di atas perlu menjadi bahan renungan konsumen sebelum memutuskan pilihan.
( bid/berbagai sumber )

Leave a Reply

Your email address will not be published.