Melewati Rintangan di Jalan

Sebuah mobil dan sepeda motor sedang melintas di jalan yang rusak. [Foto: Dok Pembaruan]

Mengendarai kendaraan di jalan selalu dihadapkan pada berbagai rintangan. Karena itu, pengemudi selalu diminta waspada terhadap berbagai rintangan yang ada. Salah satu di antaranya adalah batu, kerikil, tanah, atau lumpur dan pasir. Batu, kerikil, tanah, atau lumpur dan pasir membuat permukaan jalan sangat licin dan dapat menyebabkan sepeda motor atau mobil tergelincir. Bahkan pengendara sepeda motor bisa jatuh. Untuk menghindarinya, kurangi kecepatan sebelumnya (pada permukaan jalan yang baik), hindari belok terlalu patah, dan pengereman terlalu keras saat melalui kondisi jalan seperti ini.

Rintangan lain yakni lubang di jalan dan perbedaan ketinggian pada bahu jalan. Untuk mengatasi rintangan ini, pengemudi diharapkan waspada dan selalu melihat permukaan jalan yang ada di depan. Hal ini penting karena ada beragam bentuk lubang di permukaan jalan dan perbedaan ketinggian pada bahu jalan. Kondisi jalan yang demikian bisa menyebabkan penumpang mendapat goncangan dan menimbulkan ketidaknyamanan. Bahkan bisa membuat kendaraan terpeleset.

Kendala lain yang sering dihadapi adalah pejalan kaki yang menyeberang jalan. Penyeberang jalan perlu diwaspadai karena sering mereka menyebarang tidak pada tempatnya atau menyeberang tanpa memperhatikan arus lalu lintas yang ada. Akibatnya, jika pengendara sedang melaju dengan kecepatan tinggi dan panik bisa terjadi kecelakaan. Karena itu, kewaspadaan pengemudi terhadap para penyebarang jalan ini patut mendapat perhatian agar perjalanan Anda selamat sampai tujuan. [Dari berbagai sumber/N-3]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *