Jeep Compass, Antara Halus dan Kasar

Jakarta – Jeep menyadari tidak semua pecinta SUV di dunia menginginkan sebuah mobil 4×4 berdimensi besar dan berpeforma sangat dahsyat. Untuk itu dibuatlah Jeep Compass yang berukuran cukup compact jika dibandingkan dengan Grand Cherokee. Namun Jeep Compass ini tetap memiliki identitas SUV Amerika yang tetap kuat seperti halnya Jeep Patriot. Dijual di Indonesia seharga Rp 555 juta off-the-road, mobil bermesin 2.400 cc ini, kami ajak berkelana di tengah kepadatan lalu-lintas kota Jakarta.

Meski garis desainnya dibuat lebih halus, namun Jeep Compass tetap mencirikan SUV Amerika sejati. Lihat saja, body mengkotak dan berotot pada eksteriornya, menegaskan kekuatan dan karakter mobil off-road yang mumpuni. Sedangkan aura modern dan dinamis pada eksterior Jeep Compass ini untuk menyesuaikan dengan kondisi kehidupan duniawi saat ini. Singkatnya, diajak jalan ke mall ayo, bermain lumpur siapa takut!.

Seperti keluarga Jeep lainnya, Compass memiliki grille khas model air-terjun (waterfall) yang menjadi ciri utama, dan dikombinasikan dengan rumah lampu model mengkotak. Di bagian belakang, garis-garis tegas jelas terlihat namun tanpa mengurangi faktor aerodinamis. Aroma sporty Compass makin kental dengan penyematan velg besar berukuran 18 inci

Masuk kedalam kabin, Compass menjanjikan 5-penumpang didalamnya tetap lapang dan nyaman. Begitu duduk, kesan kaku sebagai mobil khas negeri Paman Sam langsung terasa. Namun Jeep membungkusnya dengan desain yang cukup ergonomis, panel-panel instrument yang modern dan fitur-fitur terkini saat ini. Setir 3-spoke yang klasik telah diimbuhi berbagai fungsi seperti kontrol audio, cruise control hingga koneksi telepon.

Untuk mendapatkan posisi mengemudi yang tepat, kursinya bisa diatur secara elektrik. Jika kedinginan, Jeep telah memasang pemanas jok untuk pengemudi dan penumpang depan. Selebihnya, semua panel instrument mudah dioperasikan dan terbaca jelas. Bagi yang ingin merasakan sejuknya udara pagi hari atau indahnya bintang-bintang di malam hari, bukalah sunroof di atap plafon Compass yang dioperasikan melalui satu sentuhan.

Jujur saja, kami tidak sempat membawa petualang Amerika ini bercengkerama di tanah lumpur atau medan berbatu, namun berada di dalam area kota Jakarta. Melaju di jalanan Jakarta, Compass menunjukkan kelasnya sebagai SUV premium. Diperhatiin dan dilirik pengguna jalan lain, menjadi menu redaksi saat membawanya keliling Jakarta. Disini jelas terlihat, nama besar Jeep sangat berkesan di masyarakat dan memiliki gengsi dan prestisius tersendiri.

Meliuk-liuk di kemacetan Jakarta, ternyata bukan sesuatu yang sulit bagi Compass. Dimensinya yang tidak terlalu besar dan kemudi akomodatif, sangat membantu saat harus berpindah jalur, bahkan terbilang lincah untuk ukuran SUV. Kekedapan kabinnya juga patut dipuji yang ditambah dengan fitur entertaintment berteknologi Uconnect yang menjembatani media ponsel, radio, pemutar MP3 dan gadget lainnya.

Mengusung mesin 2.400 cc yang memproduksi tenaga hingga 172 hp dengan torsi 224 Nm, performa Compass sudah cukup untuk berlari kencang di jalan tol. Akselerasinya terasa galak di putaran bawah dan menengah. Tenaganya juga tersalurkan sempurna berkat penggunaan transmisi CVT.

Meski tidak merasakan jalur off-road, namun dengan kelengkapan fitur-fiturnya, dipastikan Compass merupakan petarung handal. Kelengkapan fiturnya terlihat dari teknologi full-time 4WD dengan locker otomatis, off-road mode, beserta Hill Descent Control (HDC) dan Brake Traction Control.

Selain itu, terdapat pula fitur ESC (Electronic Stability Control) yang ada di Jeep Compass dirancang untuk membantu pengemudi mengendalikan arah mobil dan menjaga stabilitas. Rem ABS dilengkapi hydraulic brake assist, yang aktif di segala kecepatan serta Electronic Roll Mitigation (ERM) untuk mengendalikan pergerakan mobil. (M. Lulut)

Sumber: oto.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.