Bekal untuk Hadapi Musim Hujan

Agar tetap aman, nyaman, dan kering walaupun harus bepergian di tengah hujan, jangan hanya komponen di mobil yang Anda periksa, tapi juga siapkan bekal untuk selalu dibawa di mobil Anda.

1. Bawalah payung ringkas atau jas hujan yang praktis untuk membantu Anda turun dari mobil saat hujan sementara Anda parkir di tempat terbuka.2. Siapkan satu stel baju ganti cadangan dan handuk kecil kalau perlu alat make-up bagi wanita sesuai kebutuhan. Gunanya untuk berjaga-jaga siapa tahu mendadak Anda kehujanan saat Anda akan menuju ke tempat parkir. Begitu pula dengan sepatu, bawalah sepatu cadangan, hindari sepatu berhak licin. Kenakan sepatu dari bahan karet atau kets saat mengemudi, setiba di kantor bisa anda ganti lagi.

3. Sebaiknya hindari memakai pakaian warna cerah atau putih. Bila kecipratan air, nodanya akan tampak jelas. Hindari pemakaian rok ketat. Sebab bisa membuat badan cepat terserang dingin juga merepotkan saat mengemudi.

4. Tidak ada salahnya sediakan makanan ringan dan minum tapi jangan lupa untuk jaga kebersihan. Biasanya jika hujan turun, jalanan akan macet. Daripada perut keroncongan sementara rumah masih jauh, Anda bisa manfaatkan bekal Anda.

5. Sediakan senter untuk keadaan darurat jika Anda mogok di jalan.

6. Catat nomor telepon penting seperti bengkel, derek, kantor polisi siapa tahu Anda butuh bantuan jika mogok di jalan.

7. Sediakan tas plastik bersih untuk menaruh barang yang basah karena hujan agar tidak mengotori mobil.

Cermati cara menyiasatinya agar mobil tidak mogok di saat melintasi genangan air. Saat hujan turun, banyak genangan air yang bertebaran di jalan-jalan. Apalagi jika jalanan kurang bagus dan tidak diaspal. Kendaraan yang mogok saat melibas hujan biasanya disebabkan oleh genangan air yang masuk ke titik rawan mesin kendaraan yaitu pada sistem pengapian. Sehingga tidak terjadi loncatan bunga api dari elektrode busi yang berfungsi untuk membakar bahan bakar dalam ruang bahan bakar mesin saat mesin dihidupkan, akibatnya mesin akan mogok.

Untuk itu Anda harus tahu cara menyiasatinya.

1. Sebelum mengendarai mobil, lakukanlah tindakan preventif, dengan cara membuka saluran udara masuk yang terpasang ke saluran udara di bagian bawah spakbor depan kiri, udara dibuka dari spakbor depan kiri.

2. Buka saluran udara masuk yang dipasang dekat lampu depan. Untuk sementara waktu pengambilan udara untuk menghidupkan mesin diambil dari ruangan mesin tetapi harus melalui saringan udara. Tujuannya agar mesin anda tetap aman pada genangan air yang agak dalam.

3. Sebaiknya kemudikan kendaraan anda perlahan-lahan, dan jangan ngebut agar air tidak masuk ke mesin pengapian. (oto.co.id/E-5)

Leave a Reply

Your email address will not be published.