Mobil-mobil Baru pada Akhir Tahun

Terios Sepcial EditionFenomena berbeda dilakukan sejumlah agen tunggal pemegang merek (ATPM) menjelang berakhirnya tahun 2009 ini. Jika umumnya ATPM menunda peluncuran produk barunya hingga awal tahun, kali ini mereka justru meluncurkan mobil baru pada akhir tahun.

Sedikitnya ada lima mobil baru yang dipasarkan menjelang berakhirnya tahun kerbau ini. Mobil-mobil baru itu adalah Toyota Avanza Matic 1.300 cc, Daihatsu Xenia Matic 1.300 cc, sedan hatchback Mazda 2, dan yang paling gres diluncurkan adalah edisi khusus Daihatsu Luxio dan Daihatsu Terios, Kamis (3/12) lalu.

Langkah PT Astra Daihatsu Motor (ADM), PT Toyota Astra Motor (TAM), dan Mazda Indonesia itu kemungkinan untuk mendongkrak penjualan mereka setelah sempat melempem pada bulan September hingga November 2009. Maklum saja, gempuran para pemain baru cukup merepotkan mereka, sehingga diperlukan strategi pemasaran khusus guna menghadapinya.

Langkah paling nyata adalah peluncuran saudara kembar Avanza dan Xenia bertransmisi otomatis pada pertengahan November lalu. Mobil jenis low MPV atau mobil keluarga itu diluncurkan untuk menghadapi para pesaing baru yang cukup agresif meski segmennya berbeda seperti Proton Exora dan Honda Freed. Meski kedua mobil terakhir itu berada di kelas yang lebih tinggi, namun sedikit banyak memengaruhi penetrasi pasar di kelas low MPV ataupun segmen yang ditempati oleh Luxio.

Pihak ADM seperti diungkapkan Direktur Pemasarannya, Amelia Tjandra, membantah dikeluarkannya produk-produk baru itu untuk mempertahankan diri dari gempuran lawan. Menurut Amelia, produk-produk baru tersebut lebih tepat disebut tes pasar menjelang masuk ke tahun 2010.

Jika mobil-mobil tersebut disukai pasar, maka itu akan menjadi acuan mereka menghadapi persaingan pasar di tahun 2010. Sementara jika pasar tidak terlalu merespons produk tersebut, maka masih ada waktu untuk berbenah menghadapi persaingan pada tahun depan yang diperkirakan bakal lebih sengit.

“Untuk Xenia Matic, kami keluarkan karena meningkatkan kebutuhan pasar mobil matic saat ini. Kami mencoba memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan mobil matic, namun memiliki anggaran terbatas,” ujar Amelia.

Hal senada juga dikemukakan Direktur Pemasaran TAM, Djoko Trisanyoto. Menurut Djoko, peluncuran produk pada akhir tahun ini murni untuk merespons kebutuhan pasar bukan sekadar mendongkrak penjualan agar target tercapai.

Toyota Avanza Matic bervariasi mulai Rp 142,1 juta hingga Rp 156,55 juta. Sedangkan, Xenia matic dipasarkan mulai Rp 139,7 juta hingga Rp 145,6 juta on the road. Salah satu perbedaan dari versi manual adalah konsumsi bahan bakarnya. Daihatsu mengklaim, Xenia 1.3 Xi Matic membutuhkan 10,2 km per liter, sedangkan manual 11 km per liter.

Edisi Putih

luxioSementara itu, khusus untuk Luxio (jenis van) dan Terios (SUV), ADM menawarkan model dengan warna putih yang tiap-tiap model hanya diproduksi terbatas 100 unit. Edisi putih tersebut untuk merespons munculnya tren warna putih yang kian digemari akhir-akhir ini, ujar Amelia.

Mazda2“Setelah dua bulan diluncurkan, kami akan mengevaluasi. Jika peminat warna putih banyak, bisa jadi akan dijadikan warna standar,” tutur Amelia.

Luxio dan Terios Edisi Khusus Putih ini diberi nama sesuai dengan modelnya. Luxio White Primier dan Terios White Cruiser. Masing-masing ditawarkan Rp 157,5 juta untuk Luxio transmisi manual, sementara versi transmisi otomatik Rp 166,5 juta. Untuk Terios manual, mobil itu dihargai Rp 190,3 juta. Adapun, otomatik Rp 200,3 juta.

Lebih lanjut, Amelia mengatakan, warna putih saat ini memberi kesan mewah seakan untuk mengikuti tren di dunia fashion. “Putih memberi kesan mewah, bersih, dan anggun. Warna itu kini semakin banyak peminat,” paparnya.

Pada Terios, eksteriornya dipercantik dengan melapisi beberapa bagian komponen dengan krom. Komponen tersebut adalah bumper grill, ring lampu, dan ujung knalpot (muffler cutter). Tambahan lainnya adalah side body moulding, side visor, sensor mundur, dan stiker Special Edition.

Untuk interior, bagian itu kini dilengkapi dengan head unit 2-DIN berupa TV dan DVD, jam digital, konsol boks depan, dan alarm.

Sedangkan pada Luxio, bagian eksterior ditambahi bumper grill, ring lampu dan ujung knalpot (ketiganya dilapisi krom). Tambahan baru lainnya adalah pelindung bumper depan dan adaptor, front skid plate, over fender, spoiler belakang, pelindung bawah belakang, side body moulding, plus stiker Special Edition. Interior juga ditambahi seperti Luxio, yaitu head unit 2-DIN berupa TV dan DVD player plus alarm.

Gempur Jazz

Sementara itu, produk terbaru PT Mazda Motor Indonesia, Mazda 2 diharapkan mampu mendesak Honda Jazz dan Toyota Yaris di pasar Hatchback. Dengan harga antara Rp 175 juta hingga Rp 200 juta, pihak Mazda yakin bisa tampil mengesankan di pasar mobil nasional.

Mazda 2 hadir mengusung mesin MZR 1,5 liter segaris empat silinder, DOHC 16 valve. ATPM mengklaim bahwa konsumsi bahan bakarnya 1 liter untuk 15,6 km. Dari tampilan luar, mobil ini mengadopsi wajah RX-8. Hal itu diperlihatkan melalui bentuk fender depan dan desain kap mesin. Pada interior, tampilan sporty tercermin pada konsep kabin mobil.

Beberapa fitur keamanan ditawarkan. Sebut saja anti-lock braking system (ABS), electronic brake-force distribution (EBD), dan Mazda Advanced Impact Distribution And Absorption (Maidas).

“Mazda Motor Corp menganggap pasar ASEAN sebagai kawasan penting dalam pengembangan bisnis. Peluncuran produk ini merupakan langkah vital bagi peta kesuksesan Mazda di Indonesia,” ujar Managing Executive Officer and General Manager of Overseas Sales Division Mazda Motor Corp, Yuji Nakamine. [L-11 / Suara Pembaruan]

Leave a Reply

Your email address will not be published.