Cara Merawat Ban

Car Tyre
Car Tyre

Ban memegang peranan penting dalam faktor keselamatan pengemudi dan penumpang, oleh karenanya selalu periksa hal-hal berikut sebelum menjalankan mobil Anda:

Memeriksa Tekanan angin ban

Secara berkala periksalah tekanan ban (termasuk ban serep). Tekanan yang tidak tepat akan mengurangi umur ban dan
pengendalian kendaraan. Tekanan ban harus diperiksa ketika ban DINGIN. Ban dianggap DINGIN setelah kendaraan diparkir selama tiga jam atau lebih, atau dikemudikan kurang dari 1,6 km (1 mil).Tekanan ban saat DINGIN ditunjukkan pada label ban yang tertempel pada pilar tengah sisi pengemudi.

Tekanan yang tidak cukup dapat menyebabkan ban terlalu panas sehingga bagian dalamnya rusak. Pada kecepatan tinggi, hal itu akan memisahkan tapak ban dan bahkan meledakkan ban.

Tekanan angin maksimum

Jangan melebihi tekanan angin maksimum yang tertera pada sisi samping ban.

Rotasi ban

Produsen menganjurkan agar ban-ban dirotasi kira-kira setiap 5.000 km (3.000 mil) untuk kendaraan 4WD atau setiap 10.000 km (6.000 mil) untuk kendaraan 2WD. Namun, kapan harus melakukan rotasi ban mungkin berbeda tergantung pada
kebiasaan Anda mengemudi dan kondisi permukaan jalan.

• Pilihan ban , pemasangan , perawatan atau pemeliharaan yang tidak tepat dapat mempengaruhi keamanan kendaraan dengan risiko kecelakaan dan cedera. Jika Anda ragu, hubungi dealer mobil Anda atau pabrik pembuat ban.

• Setelah merotasi ban, sesuaikan tekanan ban.

• Kencangkan kembali mur-mur roda bila kendaraan sudah dikemudikan sejauh 1.000 km (600 mil) (juga bila ban kempis,
dan sebagainya).

Keausan dan kerusakan ban

Ban-ban harus secara berkala diperiksa untuk mengetahui adanya keausan, keretakan, gembung atau benda yang terselip pada tapak ban. Jika ban ternyata aus, retak atau gembung yang berlebihan atau jika terdapat sayatan yang dalam, ban
harus diganti.

Di dalam ban yang asli sudah terdapat indikator keausan tapak ban. Bila indikator keausan sudah tampak, ban harus diganti.

Umur ban

Ingatlah umur ban. Jangan memakai ban yang umurnya lebih dari enam tahun, baik sudah ataupun belum pernah dipakai.

Ban mengalami penurunan dengan bertambahnya umur dan cara penggunaannya. Sering-seringlah meminta kepada agen ban terkemuka untuk melakukan pemeriksaan dan balancing pada ban Anda. Ceritakan semua kejadian benturan yang terjadi pada ban, sekecil apapun benturan itu kepada agen ban saat pemeriksaan.

Mengganti roda dan ban

Pada saat mengganti ban, gunakan ukuran, speed rating dan daya angkut beban yang sama seperti yang semula terpasang.
Jika roda-roda harus diganti, selalu gantilah dengan roda yang memiliki dimensi offset yang sama. Roda dengan offset yang berbeda dapat menyebabkan ban cepat aus, mengurangi karakteristik pengendalian kendaraan dan/atau mengganggu
disk/tromol rem. Gangguan seperti itu dapat mengurangi efisiensi pengereman dan/atau mempercepat ausnya bantalan/sepatu rem.

Jangan memasang roda atau ban yang sudah cacat bentuknya sekalipun sudah diperbaiki. Roda atau ban seperti itu sudah rusak strukturnya dan dapat selip secara tiba-tiba.


Model 4-wheel drive

Selalu gunakan ban dengan ukuran, merek, konstruksi (bias, bias-belted atau radial) dan pola tapak/tread pattern yang sama pada keempat roda. Jika tidak, akan ada perbedaan keliling antara ban pada axle depan dan axle belakang yang menyebabkan keausan yang berlebihan serta dapat merusak transmisi, transfer case, dan gigi diferensial.

Gunakan HANYA ban serep seperti yang sudah ditentukan untuk setiap model 4-wheel drive. (EnJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published.